BANYUWANGI — Perwakilan siswa beserta jajaran guru pendamping MTsN 7
Banyuwangi, Drs. Supeno dan Khuriyatul Ikhrimah, S.Pd., hadir mengikuti
Deklarasi Anti-Bullying di Pancoran Park, Banyuwangi, Sabtu (31/10/2026) pukul
09.00 WIB. Mengusung tema "Kita Kawan Bukan Lawan", kegiatan
akbar ini mempertemukan pelajar dan pendidik dari satuan pendidikan RA, MI,
MTs, hingga MA di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Acara tersebut
dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kemenag
Kabupaten Banyuwangi, H. Fakhrurozi, M.Pd.I., yang dalam arahannya menekankan
pentingnya menciptakan ekosistem pendidikan yang bersih dari segala bentuk
kekerasan.
Kehadiran
delegasi MTsN 7 Banyuwangi mendapat apresiasi penuh dari Kepala Madrasah, Sri
Endah Zulaikahtul Kharimah, S.Ag., M.Pd. Ia menilai keikutsertaan aktif warga
madrasah dalam forum ini merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam
membangun kultur belajar yang aman, suportif, dan bermartabat.
Rangkaian acara
berlangsung semarak melalui sejumlah agenda utama, mulai dari prosesi Deklarasi
Anti-Bullying, Pembacaan Komitmen Bersama, hingga Kampanye Sekolah Ramah Anak.
Suasana kian cair dan edukatif lewat sesi Penampilan Kreativitas Siswa serta penguatan
wawasan melalui Edukasi Karakter dan Akhlak Mulia.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta dan tamu undangan melaksanakan Aksi Tanda Tangan bersama di atas kain putih sebagai simbol tekad kolektif. Melalui momentum ini, seluruh elemen Kemenag Banyuwangi mempertegas moto gerakan: Stop Bullying, Stop Kekerasan Fisik, stop Kekerasan Verbal, stop Perundungan Sosial, dan stop Perundungan Online.( Jurnalis )
Kolom Tanggapan (0)
Belum ada tanggapan untuk artikel ini. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Tanggapan