BANYUWANGI — Langkah strategis dalam memperkuat mutu pendidikan Islam di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah terus digencarkan. MTsN 7 Banyuwangi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Purwoharjo. Bertempat di Aula Madrasah, kegiatan yang dihelat pada Jumat (30/10) ini mengusung tema "Sinergi Membangun Chemistry MTsN 7 Banyuwangi dengan MI se-Kecamatan Purwoharjo."
Acara yang
dimulai tepat pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan
penuh kebersamaan. Rapat ini dihadiri oleh jajaran Komite MTsN 7 Banyuwangi,
Pengawas MI Kecamatan Purwoharjo Saifulloh, Kepala MTsN 7 Sri Endah Zulaikahtul
Kharimah, S.Ag., M.Pd., serta 11 Kepala MI se-Kecamatan Purwoharjo. Kehadiran
Kepala SD NU Kradenan turut menambah warna kolaborasi lintas institusi
pendidikan dasar di wilayah tersebut.
Dalam
sambutannya, Kepala MTsN 7 Banyuwangi, Sri Endah Zulaikahtul Kharimah, S.Ag.,
M.Pd., menekankan pentingnya membangun hubungan emosional (chemistry)
dan kerja sama yang solid antarlembaga pendidikan. Ia menyampaikan pesan dan
harapan agar madrasah-madrasah di Purwoharjo tidak berjalan sendiri-sendiri,
melainkan tumbuh bersama sebagai sebuah ekosistem pendidikan yang kuat.
"Sinergi
ini bukan sekadar forum koordinasi administratif, tetapi langkah awal untuk
menyatukan visi dalam mencetak generasi unggul. Dengan chemistry yang
kuat antara MTsN 7 dan lembaga pendidikan dasar di Purwoharjo, kita dapat
menghadapi tantangan dunia pendidikan bersama-sama," ungkap Sri Endah.
Apresiasi tinggi
datang dari Pengawas MI Kecamatan Purwoharjo, Moh.Saifulloh., S. Pd, M. Pd
Dalam arahannya, ia memuji inisiatif MTsN 7 Banyuwangi yang proaktif merangkul
para kepala madrasah dan sekolah dasar di wilayah binaannya. Menurutnya,
langkah ini merupakan terobosan penting untuk menciptakan transisi pendidikan
yang mulus dari tingkat dasar ke menengah.
"Kegiatan
seperti ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi. Sinergitas yang dibangun
hari ini adalah kunci utama dalam meningkatkan kualitas mutu lulusan madrasah
di Kecamatan Purwoharjo," ujar Saifulloh.
Rakor ini
ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara pihak MTsN 7, Komite, dan para
kepala sekolah yang hadir, guna merumuskan langkah-langkah konkret dalam
pengembangan program pendidikan ke depan di wilayah Purwoharjo. ( Jurnalis )
Kolom Tanggapan (0)
Belum ada tanggapan untuk artikel ini. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Tanggapan